Aqiqah Mahyra

Jiwa-jiwa yang ada akan tetap tergadai sampai ia diaqiqahkan

Kebahagian dirinya tertahan, tidak akan merasakan ketenangan diri, demikian ulama menaksirkan kata tergadai.
 
Jumhur ulama mensyariatkan aqiqah dengan hukum sunnah muaakad artinya sunnah yang dikuatkan, mendekati wajib, karena manfaatnya yang begitu besar dan banyak. Sebagaimana sesuai dengan pendapat Imam Malik, ahli Madinah, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur dan kebanyakan ulama ahli fiqih.
 
Aqiqah adalah ibadah yang telah disyariatkan oleh Allah sebagaimana Rasulullah Saw menjelaskan dalam hadisnya.
” Setiap anak yang lahir itu terpelihara dengan aqiqahnya yang disembelih untuknya pada hari ke tujuh (daripada hari kelahirannya), dicukur dan diberi nama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s